How to Protect & Avoid Scam & Pickpockets in Europe

How to Protect & Avoid Scam & Pickpockets in Europe


Sesuai request dari kalian semua, kali ini aku akan share Tips How To Avoid Pickpockets and Scams when you’re traveling to Europe. Terus terang saja, trip ke Eropa ini paling bikin kita deg-degan deh! Seperti yang teman-teman lihat di Instastory perjalanan kita ke Eropa selama 3 minggu kemarin, banyak sekali tipu daya dan terlihat aksi-aksi orang yang berusaha menipu turis di kawasan wisata yang selalu ramai dengan turisnya!
You guys know how much we adore travelling around Europe and since this is our very first trip to Europe, WITHOUT TOUR GUIDE as always, we’re so excited for this trip! And whenever anyone asks me if travelling around Europe is safe, my answer is Yes, as long as you’re smart about it! Semoga tips traveling untuk menghindari aksi copet dan penipuan yang sering terjadi di Eropa ini bermanfaat bagi teman-teman semua yang akan berangkat ke Eropa, jangan lupa dishare juga artikelnya ke teman dan keluarga ya. Happy reading!

1. Cari tahu daerah yang rawan copet di tiap negara, bahkan di tiap kota di Eropa. Biasanya, copet dan penipu ini bekerja di daerah yang paling ramai turisnya, yaitu di spot-spot wisata di masing-masing kota, di TRAIN Stations, di dalam Bus/Tram/Train, and shopping places! FYI, here’s the famous country and city with pickpockets are in Barcelona (Spain, Rome (Italy), Prague (Czech Republic), Madrid (Spain), Paris (France), Florence (Italy), Buenos Aires (Argentina), Amsterdam (Netherlands), and Athens (Greece). Karena itulah, kalian harus sangat waspada dengan barang bawaan dan melindunginya dari orang-orang yang sering melakukan scam penipuan dan para copet saat berlibur ke Eropa.

Terus terang saja, setelah melakukan research di sana sini dan mendengar pengalaman pribadi dari traveler lain yang kena penipuan, tas hilang, dan sebagainya, itu semua bikin kita jadi Paranoid, sampai gak bisa tidur ha-ha… dan akhirnya memikirkan preparation matang, termasuk membawa beberapa perlengkapan untuk jaga-jaga selama di negara Eropa. Berikut ini adalah barang-barang yang mungkin akan kalian perlukan juga selama berlibur ke Eropa!

Andy Pao with his anti theft Pacsafe bagpack travel tips how to avoid pickpockets in europe by Myfunfoodiary

2. Get an anti-theft backpack! Big brands like PacSafe that we’re using right now, have a wide range of backpacks built to thwart thieves. Investing in one of these might be a good idea if you’re really concerned about securing your valuables on the road. Pilih tas anti copet yang memiliki fungsi redaman kawat, dan fitur RFID pocket untuk menyimpan kartu kredit dan kartu apapun yang memiliki chip, serta passpor agar tidak bisa dicuri datanya dan disalahgunakan oleh pencuri. Ingatlah, tas ini pun tetap harus kalian bawa kemanapun, dan selalu letakkan di bagian depan badan kalian.

use Money Belt and RFIC case to secure your money travel tips how to avoid pickpockets in Europe by Myfunfoodiary

3. Keep your goodies out of sight! Siapkan MONEY BELT untuk menyimpan uang cash cadangan, dan surat berharga di dalamnya. Pada prinsipnya, jangan menyimpan semua uang cash dalam 1 tas saja. Saranku, simpan uang cash yang aktif untuk berbelanja makanan di tas anti copet, dan sisanya, uang cadangan, di-split ke 2 Money Belt untuk dipakai berdua, who knows! It’s for security! Jadi selama perjalanan, kita berdua selalu memakai money belt ini, dan menyembunyikannya di sisi perut, dibalik kaos yang dipakai. Barang ini dapat dibeli di beberapa e-commerce online.

4. Untuk berjaga-jaga, bawa alarm pintu 1 set / 2 set sebagai alarm apabila ada pencuri masuk ke kamar saat kita tertidur di malam hari. Background story: kami memikirkan ini mengingat ada traveler lain yang pernahh kehilangan koper dan semua barangnya saat tidur, dan esok harinya, pihak hotel seolah tidak tau menahu. Tentunya, tempat menginap yang dipilih juga penting demi keamanan dan kenyamanan tinggal di Eropa, dan Puji Tuhan, tempat menginap dan lokasi yang kami pilih untuk menginap selama trip ini bebas dari masalah tersebut. Bila kalian ingin referensi hotel tempat kami menginap, click here to see our accommodation for 3 weeks in Europe.

5. Do not ever, under ANY circumstance just leave your valuables out anywhere you are!! And NEVER LET YOUR GUARD DOWN! Tips: jangan pernah distract oleh orang-orang yang berusaha baik, nawarin bantuan angkat koper, pura-pura nanya jalan, nanya jam berapa sekarang, tetiba saja mungkin ada yang menaru eek burung di baju atau di atas kepalamu, menabrak kamu dan menumpahkan minuman di baju, tetiba ada yang berkelahi di dekat kalian, dan sebagainya. Just ignore it, ‘coz remember, the pickpockets work in group, dan umur mereka bervariasi, dari yang anak muda, sampai orang tua berkomplot. Kerjanya rapi dan terorganisir, so, please, be extra careful!

Also read:

[THAILAND] Top 10 Things to do in Chatuchak Weekend Market

[SHANGHAI] 7 Days Itinerary To Do in Shanghai Guide

[YOGYA] 8 Kuliner Legendaris Harus Kamu Coba di Jogjakarta

6. HINDARI menggunakan HANDPHONE dekat pintu exit kereta/bus/tram!! Pickpockets and thief love quick escapes! Sering terjadi, turis yang sedang asik-asik menggunakan handphone di public transportation, dirampas handphone-nya seketika saat pintu bus/tram/kereta akan menutup. That is why you should be especially careful when using public transit, dan alangkah baiknya handphone digenggam saja, atau dimasukkan ke dalam tas di depan badan kalian! Jangan pernah menyimpan handphone di kantung saku celana belakang atau samping depan, karena biasanya, ini akan jadi sasaran empuk ketika mereka pura-pura jalan buru-buru dan menabrakkan badannya ke kalian atau saat berdempet2an di kereta/bus/tram!

7. TRUST NO ONE, and be alert when someone is all of the sudden trying to help you, or try to make a conversation with you. Ada kejadian nyata, there’s one traveler yang sempat dimintain foto bareng dengan orang lain yang entah dari mana muncul, kemudian tanpa sadar, barang di tas traveler tersebut ada yang hilang. If you are not an artist / famous person, of course it’s obvious when some people out of nowhere ask you for a Selfie/Wefie. Be alert! Don’t ever make any conversation with English to them, just ignore them!

Extra aware of these scammers:
– some scammers try to be fake police officers
– do not take taxi from the airport/train stations as usually once you get into the car, and the car start to drive, the cab drivers will say that their taxi meter is broken, and charge you a ridiculous price (to the tune of 100s of dollars if you’re not careful)
– do not get involve and stay far from the con artists who play games on the street. They work in group, while you’re busy paying attention to the con artists, someone else might plucking your wallet from your pocket or purse
– do not accept anything and don’t allow anyone put anything on your body
– don’t do Photo Group or Photo request from a friendly stranger in Europe, just ignore the request and walk away

How to Avoid Scammers in Europe Travel Tips by Myfunfoodiary rev

8. Jangan pernah menerima barang, apapun itu, yang ditawarkan oleh orang lain saat kalian berada di Eropa. Banyak scammers yang beroperasi di tempat wisata turis, dengan menawarkan bunga mawar cuma-cuma, memberikan gelang, meminta bantuan tanda tangan petisi, dan lain-lain caranya. Ingat, jangan pernah mengambil barang-barang tersebut, karena, mereka akan minta uang dari kalian setelahnya!

Tips:
– bila ada orang-orang yang mencoba blocking jalan kalian (sering terjadi di tempat wisata yang ramai), tabrak saja dan lalui orang-orang tersebut, jangan takut!
– usahakan tangan berada di dalam kantong jaket, yang tidak bisa ditarik tiba-tiba oleh scammers untuk dipasangkan gelang-gelang. Saat gelang terpasang, mereka akan MEMAKSA kalian untuk MEMBAYAR gelang / bunga / petisi, dan lain-lain itu.

9. Meskipun kalian bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris, ketika mereka menghampiri kalian bertanya “where are you come from” dan beribu metode pendekatan lainnya, abaikan saja. Jangan pernah menjawab ataupun berkomunikasi dengan mereka yang mencurigakan dengan bahasa Inggris, terutama di touristy area, public transportation / shopping places. Scammers enggan mendekati kalian apabila kalian cuek dan tidak membalas dengan bahasa Inggris. Sebaliknya, mereka akan mengikuti kalian dan mencecar kalian, terus bertanya dalam bahasa inggris sampai terjadi conversation untuk melakukan penipuan.

10. Never stop in the middle of a crowded place to whip your map out!! Jangan keliatan turis banget, even tough you’re actually a tourist! Ha-ha… But the point is, jangan kelihatan keder atau bingung saat menuju atau tiba di lokasi wisata-nya. Ingat, jangan membuka peta di depan tempat-tempat wisata atau public places yang membuat kamu benar-benar terlihat, “YES, Hey, I’m not from here!” Ha-ha… Selama perjalanan ini pun, kami tidak pernah menggunakan paper maps, and always refer to google maps di handphone saja.

11. Make sure you DON’T JUST LEAVE YOUR PHONE on your dining table wherever you are! Sering terjadi, saat travelers sibuk memesan makanan, atau mengobrol, handphone-nya hilang seketika dijambret oleh pencuri yang sudah mengintai turis-turis di restoran.

12. LEAVE Your valuables at home! Pickpockets cepat melihat barang-barang bermerek atau yang bling-bling, saranku, jangan dipakai atau dibawa saat ke Eropa.

Also read:

[JAKARTA] Best Service, Haidilao Hot Pot Now Open in Gandaria City

[HONGKONG] 12 Best Recommended Eats You Should Try in Hong Kong

[KOREA] Oryukdo Skywalk Busan Walking in the Sky

Extra Tips:
Keep your valuables and do it the NINJA’s way! Ha-ha… Kalian bisa menggunakan scarf yang memiliki fitur hidden pockets, atau gunakan ikat pinggang yang memiliki fungsi risleting tersembunyi untuk menyimpan uang di baliknya (my husband used this in this trip and there’s no problem with the security check during the imigration, karena body kepala ikat pinggangnya terbuat dari plastik, jadi dia tidak perlu repot lepas-pasang-lepas-pasang ikat pinggang lagi selama melewati border pemeriksaan!)

13. DO NOT USE FREE WIFI in EUROPE!
While you can find WiFi almost anywhere these days, some of those free unlocked connections might be dangerous. Hackers will set up tempting unsecured wifi hotspots in public locations that unsuspecting victims eagerly connect to — giving the thief access to your computer, passwords, online accounts, and more.

14. DO NOT WITHDRAW MONEY / EXCHANGE in random money changer and ATM while in Europe!
Perlu diperhatikan, tidak semua ATM di Eropa aman untuk melakukan penarikan. Bila kalian perhatikan, di banyak spot wisata, kalian akan lebih sering menemukan ATM berlogo bank EURONET ini, dan seperti kesaksian dari travelers lain, biaya penarikan dari ATM ini luar biasa gila. HINDARI ATM BERLOGO EURONET!! Karena biasanya, mesin ATM ini menawarkan penarikan uang dalam jumlah besar, seperti 20,000, 14,000, 12,000, dan seterusnya di halaman pertama tampilan layar penarikan di mesin ATM-nya. Orang yang tidak berhati-hati dan tidak teliti membaca, banyak terjebak dalam mesin ATM ini. Mereka sangka angka yang ditarik hanya 2000, 1400, 1200, 1000, dan seterusnya, padahal, angka sebenarnya adalah 10x lebih besar! Dan, banyak sekali money changer yang menuliskan ZERO COMMISSION, padahal kenyataan-nya, saat dicek, rate jual belinya terlalu rendah dibandingkan harga konversi nilai tukar pada umumnya.

IMPORTANT!! SEE SAMPLES BELOW

Avoid EURONET ATM massive fraud in Europe - Travel Tips how to avoid scammer by Myfunfoodiary

Big Commission Exchange Rate from this Scam ATM EURONET in Europe travel tips by Myfunfoodiary

Also read:

[KOREA] Jeju Travel Guide – 3 Days Itinerary What to Do, See, & Eat in Jeju

[JOGJA] 5 Rekomendasi Tempat Makan Kuliner Favorit Lokal Yogyakarta

[JAKARTA] 12 Kuliner Chinatown – Nostalgia di Petak Sembilan, Glodok

Saranku, untuk penarikan tunai, kalian gunakan mesin ATM dari Raiffeisen Bank! Untuk setiap penarikan, Transaction Fee = IDR 25,000,- per transaksi penarikan, which is normal. Konversi ratenya bagus juga disini.

Contoh saat kita melakukan penarikan uang di Prague:
Jumlah penarikan: 2000 CZK
Live exchange rate: Buy 1 CZK = Rp. 602.73
Bank Raiffeisen charge us: 1 CZK = Rp. 646,-
This means, the commission fee of the exchange rate at Raiffeisen Bank = 6.5% – 7%

Good atm when in Europe - Travel tips by Myfunfoodiary

Recommended bank take cash from Raiffeisen Bank in europe - travel tips by Myfunfoodiary



Source link

AKDSEO